Jumat, 11 Mei 2012

Little thing About Narsistik


Narsis. Pasti nggak asing lagi sama kata itu kan?apalagi temen-temen pelajar. Syndrome ini telah menyebar. Lebih cepat ketimbang virus FB alias Flu Babi(HINI).

Gimana nggak, semua pelajar sekarang pada narsis. Setiap ada kemera, wuisssh. Pasti udah pada ngeluarin aura kasih. Lho….koq Aura Kasih ? Aura Narsis Maksudnya.
Dari ngomongin Narsis, eh tau nggak sich artina?
Yupzz. Narsih bisa juga disebut kelebihan percaya diri. Ini bermakna perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan. Menurut sejarahnya, istilah ini pertama kali digunakan dalam pertama oleh Sigmund Freud dengan mengambil dari tokoh dalam mitos Yunani, Narcissus yang di kutuk. Akibatya kutukan itu, dia mencintai bayangannya sendiri di dalam kolam. Tanpa sengaja ia menjulur tangannya dan ia tenggelam. Lantas tumbuh bunga yang sampai sekarang disebut bunga narsis.
Tau nggak, kalo orang yang narsis tidak selalu percaya diri di depan umum lho? Namun bisa juga ditunjukkan dengan suka memfoto diri sendiri. biasanya orang yang narsis adalah seorang model. Karena mereka sering sekali mendapatkan pujian dan itu menyebabkan mereka merasa percaya diri dan akhirnya berlebihan.
Nach guyz, kita biasanya suka memfoto dirinya dengan menggunakan kamera dari ponsel dengan angle yang tinggi, sudut bibir membentuk ketika mengucap kata “Keju”, matanya disipitkan agar mirip dengan Ayumi Hamasaki, artis jepang. Tidak heran, mayoritas pelaku aksi narsis adalah kaum hawa.
Then, tadii aq blogging walking nemu ciri-ciri narsis nii di warung http://ciricara.com
1. Sangat mementingkan diri sendiri dengan melebih-lebihkan prestasi dan bakat yang dimiliki serta memiliki harapan untuk dikenal sebagai orang yang unggul.
2. Memiliki fantasi yang berlebih-lebihan dan sangat tidak realistis dengan kisah cinta atau kekuatan serta kecantikan yang ideal.
3. Percaya diri tinggi karena merasa dirinya spesial dan berbeda sehingga bergaul hanya dengan orang-orang tertentu saja.
4. Menginginkan pujian yang berlebihan.
5. Ingin memiliki julukan tertentu.
6. Mengambil keuntungan di segala situasi dan egois.
7. Tidak berempati terhadap orang lain.
8. Iri dengan keberhasilan orang lain dan merasa bahwa orang lain juga iri kepadanya. 9. Suka merendahkan orang lain.
10. Berkepribadian lemah, emosional, dan mudah terluka. 

2 komentar:

  1. oooo gtu tah narsis, bedanya ma PD apa sih dik? maksh ya infonya

    BalasHapus
  2. klo PD itu yang sunnah ka..
    truz klo narsis itu makruh.. wkkwkwk

    BalasHapus

Terima kasih..:)