Minggu, 30 September 2012

Tips Hilangin Nyeri Saat Haid



Dismenoria... yah ini bahasa gaulnya anak ipa. Hahahaha tapi kalo’ di kawasan aku sih terkenal dengan sebutan “delepen”. Yah bagi orang jawa sih udah pada ngerti deh. Apalagi kalo’ sobat cewek. Oke deh sebelum ke topik yang di tuju kita travelling ke korea dulu yukkk... nyamperin kak kim soo hyuun -_-# lagi miss berat nii... wkkwkwk.
oOoops gak nyambung deh. Oke kembali ke topik awal, sebelum itu aku mo kasih tau sobat apasih “DISMENORIA/DELEPEN(jawa)” itu ?? Dismenoria atau sering di sebut nyeri haid itu adalah rasa nyeri yang disebabkan adanya kontraksi rahim atau iskemia otot rahim dan lepasnya dinding rahim akibat peningkatan prostaglandin. Selain itu, rasa nyeri haid juga dikarenakan faktor hormonal, psikis, bahkan kecemasan yang berlebihan. yah egak enak banget kalo lagi kondisi kayak gini..terasa di tusuk-tusuk. Sadis banget kan.... belum lagi foktor internal alias sensitifitas bisa naik mencapai 100 derajat selsius cuman dalam 1 menit 1 detik. Kwwkkw
Aku sih pernah ngalamin tapi ya gitu gak parah2 amat sih. Yah level medium lah. Alhamdulillah... Tapi, tetangga aku kasian banget lo sobat. Saat si astronot dateng alias dateng bulan pasti dianya stay on di kasur. Ya kayak orang sakit beneran gitu deh. Katanya sih dia tersiksa banget. Dia hanya tidur, minum obat, noti, sms-an, yah gitu aja. Sholat kan lagi di haramkan. Tapi dia ya pucat gitu sih. Ya gitu deh. Oke deh ane dapet mbah gugel nii...
Tips Sederhana Untuk Mengurangi Rasa Sakit Perut Saat Datang Bulan.
Mandi air hangat, boleh juga menggunakan aroma terapi untuk menenangkan diri
Kompres dengan botol panas (hangat) tepat pada bagian yang terasa kram (bisa perut atau pinggang bagian belakang)
•Tarik napas dalam-dalam secara perlahan untuk relaksasi
•Minum minuman hangat terutama yang mengandung kalsium tinggi
 •Menggosok-gosok perut/pinggang yang sakit dengan sesuatu yang hangat
 •Ambil posisi menungging sehingga rahim tergantung ke bawah. Ini bisa membantu relaksasi (kaki menekuk ke arah dada)
 •Jika kamu ingin menggunakan obat pereda rasa nyeri, obat-obatan yang digunakan harus atas pengawasan dokter. Boleh minum analgetik (penghilang rasa sakit) yang banyak dijual di toko obat, asal dosisnya tidak lebih dari 3 kali sehari
•Tambahkan makanan yang mengandung kalsium dan vitamin C dosis tinggi 500mg jika dibutuhkan dan tidak ada riwayat maag kronis, terutama seminggu sebelum menstruasi
•Makan makanan berserat dan perbanyak minum air putih Source: Breakthroughs in Health, Vol. 1, Issue 5, 2006
Berikut contoh beberapa tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri haid
DAUN DEWA (Gynura segetum [Lour.] Merr.) Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan/herba Efek : melancarkan sirkulasi darah, mencairkan bekuan darah, anti-coagulant MAWAR (Rosa chinensis Jack.) Bagian yang digunakan : Bunga Efek : melancarkan sirkulasi darah, menormalkan siklus haid, antiradang, menghilangkan bengkak.
SIANTAN/SOKA (Ixora stricta Roxb.) Bagian yang digunakan :bunga Efek : meredakan rasa sakit (analgetik), mengecilkan bekuan darah, melancarkan sirkulasi.
DAUN HIA/BARU CINA (Artemisia vulgaris L.) Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan /herba Efek : menghilangkan sakit (analgetik), melancarkan peredaran darah, mengatur menstruasi, menghentikan pendarahan, menghilangkan rasa dingin.
GINJEAN (Leonurus sibiricus L.) Bagian yang digunakan : seluruh tumbuhan (herba) Efek : melancarkan sirkulasi darah, menormalkan siklus haid, peluruh haid (emenagog), menghilangkan pembengkakan dan menciutkan rahim.
 TEKI (Cyperus rotundus L.) Bagian yang digunakan : umbi Efek : menormalkan siklus haid, menghilangkan sakit (analgetik), melancarkan vital energi. Merupakan obat penting untuk penyakit-penyakit pada wanita (gynecological diseases)
TEMU LAWAK (Curcuma xanthorrhiza) Bagian yang digunakan : rimpang Efek : sebagai peluruh haid (emenagog), tonikum, antiradang, hepatoprotektor, dan lain-lain.
Berikut contoh resep tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri menstruasi (dismenore) :
Resep 1. 30 gram temu lawak + 30 gram temu hitam + 20 gram jahe + 20 gram asam jawa + gula aren secukupnya, dicuci dan dipotong-potong, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum.
 Resep 2. 3 kuntum bunga mawar merah + 2 kuntum bunga siantan/soka + 15 gram bunga bugenfil, dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.
Resep 3. 15-30 gram daun dewa segar + 20 gram kunyit, dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.
Resep 4. 30 gram daun hia/baru cina segar atau 15 gram yang kering direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum.
Resep 5. 20 gram ginjean kering + 10 gram umbi rumput teki kering, dicuci dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.
Catatan : Untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci enamel atau panci kaca